Mencari cara memiliki rumah dengan cepat dan lebih terjangkau? Oper kredit rumah bisa jadi solusi cerdas. Proses ini memungkinkan Anda mengambil alih cicilan rumah dari pemilik sebelumnya, sehingga lebih mudah prosesnya dibandingkan membeli rumah baru.
Dikutip dari Kontan Menurut Chief Economist BTN Winang Budoyo, Hampir 30% dari calon nasabah yang akan melakukan pengajuan kpr, DItolak.
Hampir sebagian besar karena riwayat kredit yang buruk, akibat pinjol, kredit kendaraan bermotor, ataupun hutang kartu kredit.
Sehingga bagi yang tidak bisa mengajukan Kpr karena kendala tersebut, oper kredit bisa menjadi salah satu solusi
Namun, oper kredit rumah juga memiliki tantangan dan risiko tersendiri. Artikel ini dirancang untuk memberikan panduan langkah demi langkah, tips sukses, dan hal-hal penting yang harus diperhatikan.
Satu hal penting, yang wajib di ketahui bahwa frasa kata yang tepat di gunakan adalah : Oper Kredit Rumah dan Bukan Over kredit rumah
Seperti kata “oper” yang sering di gunakan dalam pertandingan sepak bola
Karena kata over dalam bahasa inggris artinya adalah berakhir, sehingga bila di analogikan over kredit berarti kredit berakhir.
Padahal yang di maksud di sini adalah pemindahan kepemilikan baik secara unit, kewajiban, ataupun Hutang Piutang.
Oper kredit rumah adalah proses pengalihan hak dan kewajiban kredit rumah dari pemilik lama ke pembeli baru. Sebagai pembeli, Anda tidak memulai kredit dari nol, tetapi melanjutkan pembayaran sisa cicilan yang ada.
Contohnya, jika sebuah rumah memiliki tenor kredit 20 tahun, dan pemilik lama telah membayar 5 tahun, maka pembeli hanya perlu melanjutkan sisa 15 tahun cicilan. Selain itu, pembeli juga biasanya membayar sejumlah uang muka kepada pemilik lama sebagai pengganti nilai rumah yang sudah terbayar.
Banyak orang tertarik dengan oper kredit karena prosesnya yang relatif lebih mudah, dibandingkan membeli rumah baru langsung dari pengembang. Hal ini terutama menarik bagi generasi muda yang ingin memiliki rumah pertama tanpa menunggu terlalu lama.
Pemilik rumah sering kali memutuskan untuk menjual rumah melalui oper kredit karena alasan finansial.
Misalnya, mereka mengalami kesulitan membayar cicilan, membutuhkan dana untuk keperluan mendesak, atau karena terkena PHK dari tempat kerja, sehingga mereka tidak mempunyai kemampuan finansial yang cukup untuk meneruskan angsuran rumah.
Dengan oper kredit, mereka bisa menghentikan kewajiban cicilan sambil mendapatkan sebagian modal kembali.
Beberapa instansi atau tempat kerja sering kali memindahkan domsili karyawannya di karenakan prestasi Dan kompetensi yang merak miliki cukup baik.
Tentu tidak bijak ketika pindah domisili di tempat baru, mereka harus tetap meneruskan angsuran di tempat yang lama, tentu akan membuat beban angsuran menjadi dua kali lipat.
Rumah adalah aset, sehingga apabila ada perselisihan dalam rumah tangga yang berujung pada percereaian, tentu meng-oper rumah, akan membuat harta terbagi.
Dan masing2 pihak yang berselisih dapat menggunakan dana yang di terima dengan bijak, untuk melanjutkan kehidupan.
Beberapa nasabah kpr yang sebelumnya Karyawan, kemudian menjadi pebisnis seringkali membutuhkan modal tambahan untuk mengembangkan usaha mereka.
dengan melakukan oper kredit rumah, tentu menjadi solusi cepat dan pastinya bebas biaya tambahan, untuk mendapatkan modal besar, dalam waktu singkat.
dimana ini menjadi aspek yang pasti sangat di perhitungkan dalam berbisnis
Setelah sekian lama bekerja tentu ada kemungkinan seseorang dapat meningkatkan penghasilannya, baik karena jabatan yang lebih tinggi atau karena prestasi dan bonus yang di raih.
Penghasilan yang besar ini terkadang menghasilkan keputusan untuk mencari rumah di lokasi yang lebih baik, ataupun mencari ukuran tanah yang lebih luas.
Uang yang di dapat dari oper kredit tentu sangat membantu sebagai tambahan DP, untuk mendapat hunian di tempat yang baru ataupun sebagai tambahan Biaya renovasi di tempat yang baru.
Saat mengajukan KPR, sebelum verifikasi tempat kerja dan penghasilan di lakukan, yang pertama kali di cek adalah, riwayat kredit sebelumnya, atau biasa di sebut dengan BI Checking Atau Slik Ojk.
Apabila riwayat kredit di tempat sebelumnya buruk, tentu bank tidak akan meloloskan pengajuan kpr dari nasabah yang bersangkutan.
Sebenarnya Bi Checking adalah sama dengan cara kita melihat seseorang sebelum memberikan Pinjaman.
Tentu kita tidak akan memberi pinjaman pada sembarang orang, terlebih apabila seseorang tersebut, punya riwayat buruk ketika mengembalikan pinjaman (lebih galak yang minjam daripada yang nagih)
Di tahun 2025 Ini pemerintah menaikkan batas usia pensiun dari sebelumnya 55 Tahun Menjadi 59 Tahun.
Sehingga usia produktif manusia ketika bekerja akan di hitung bank, saat usia pensiun.
Ini berarti bila anda ingin mengajukan Kpr dengan tenor 15 tahun, berarti anda harus berusia maksimal 44 Tahun, bila melewati batas tersebut tentu semakin kecil kemungkinan KPR anda Di Acc.
Atau bisa jadi pengajuan anda mengalami yang namanya turun Plafond
Pengajuan kpr subsidi hanya di peruntukkan bagi mereka yang belum pernah memliki rumah sebelumnya dengan cara KPR.
Dengan kata lain apa bila di masa lalu anda sudah pernah mengajukan Kpr subsidi maupun KPR Komersil, maka anda sudah tidak bisa mengajukan KPR subsidi.
Menjadi pengusaha memang seringkali memberikan penghasilan yang besar di bandingkan karyawan, namun kendala untuk usaha dalam kategori skala mikro hingga menengah di Indonesia adalah, mereka seringkali tidak mempunyai laporan transaksi laba rugi yang valid dan terstruktur.
Ini membuat pihak perbankan seringkali mengalami kesulitan untuk menilai kelayakan penghasilan calon nasabah, untuk mengajukan KPR
Berbeda dengan karyawan yang penghasilannya tiap bulan tergambar dari penghasilan yang tercantum pada SLIP GAJI.
Untuk wiraswasta sulit sekali mengukur penghasilan bersih yang di terima tiap bulan, apalagi bila tidak memiliki laporan neraca laba rugi yang terstruktur dengan baik.
Berbeda dengan membeli rumah baru yang memerlukan banyak tahapan awal, seperti mengajukan kredit dari awal, oper kredit sering kali lebih cepat karena hanya melibatkan proses pengalihan kredit di notaris kemudian melakukan pengalihan rekening di Bank.
Panduan Langkah Demi Langkah untuk Oper Kredit Rumah
Perlu di garis bawahi Bahwa Oper Kredit rumah yang di jabarkan di bawah ini adalah proses di bawah tangan.
Artinya, untuk proses awalnya tanpa di ketahui pihak perbankan.
Namun bukan berarti transaksi ini hanya di lakukan dengan hitam putih di atas materai.
Untuk membuat transaksi Ini valid, maka kita memerlukan jasa pihak ke 3 yaitu notaris, yang berfungsi sebagai saksi, dan juga sebagai pembuat akta yang kelak nanti akan anda terima.
Agar kelak transaksi yang anda lakukan aman, dan tentu saja bebas resiko di masa depan.
Setelah Proses Oper Kredit Di depan notaris di lakukan, barulah kita melapor pada pihak perbankan untuk di lakukan pengalihan rekening, agar ke depannya proses pendebetan rekening melalui rekening yang kita miliki.
Dan Bukan lagi menggunakan rekening pemilik rumah.
Untuk memastikan proses oper kredit berjalan lancar, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Persiapan Sebelum Melakukan Oper Kredit
2. Proses Legalitas dalam Oper Kredit Rumah
Libatkan Notaris
Notaris memiliki peran penting dalam memastikan semua dokumen lengkap dan sesuai perjanjian resmi. Pastikan Anda menggunakan jasa notaris yang di referensikan oleh agen properti
Setelah PPJB(Perjanjian Pengikatan Jual Beli) dilakukan, anda bisa melunasi seluruh biaya yang sudah di sepakati langsung kepada pemilik rumah, dan berikut akta yang akan anda terima maksimal 1×24 Jam setelah dari notaris.
AKTA PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli)
Akta ini adalah bagian pertama yang anda terima sebagai bukti bahwa oper kredit rumah telah berpindah kepemilikan baik secara unit, maupun secara angsuran ke tangan anda.
Andai kata di masa depan pemilik rumah “Nakal” setelah kredit lunas mereka hendak mengambil sertifikat ke bank, maka akta ini sudah bisa menjadi bukti yang cukup untuk kita melakukan gugatan baik secara perdata maupun secara pidana.
Karena akta ini sudah di tanda tangani secara penuh dan sadar di depan notaris oleh ke dua belah pihak, baik pemilik ataupun pembeli rumah.
Di masa depan akta ini juga yang akan anda gunakan untuk proses balik nama ke BPN, dan instansi yang terkait untuk menerbitkan Sertifikat
Akta Kuasa Untuk Mengambil
Di masa depan setelah kredit lunas, akta ini digunakan untuk mengambil sertifikat ke bank, karena selama masa kredit tentu sertifikat rumah yang asli di simpan oleh pihak bank sebagai jaminan.
Akta Kuasa Untuk Menjual
Bila di tengah jalan, anda bermaksud untuk mengoper lagi rumah yang sebelumnya anda beli melalui oper kredit, maka akta ini di gunakan untuk melakukan oper kredit ulang
Pengurusan Pengalihan Angsuran di Bank
Setelah anda mendapatkan 3 akta tersebut, bukalah rekening tabungan sesuai dengan bank di mana nasabah melakukan kredit, gunanya adalah agar pendebetan angsuran rumah di masa depan, tidak lagi menggunakan rekening pemilik rumah.
Tapi melalui rekening anda, sehingga anda bisa merasa lebih tenang & Nyaman
3. Bayar Biaya Administrasi dan Tambahan
Selain membayar sisa cicilan, Anda juga perlu menyiapkan biaya tambahan seperti biaya notaris dan administrasi bank, Jangan lupa untuk mengalokasikan dana untuk biaya tak terduga.
Hal-hal yang Harus Diwaspadai
Oper kredit rumah bukan tanpa risiko. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:
1. Potensi Penipuan
Ada banyak kasus penipuan yang melibatkan oper kredit rumah. Misalnya, pemilik lama yang menjual rumah tanpa menjelaskan kondisi yang lengkap atau dokumen yang tidak lengkap.
Untuk menghindari ini, selalu periksa dokumen dengan teliti dan pastikan semua proses dilakukan secara resmi melalui bank dan notaris.
2. Bukan Pemilik langsung
Dalam beberapa kasus apabila pemilik rumah melakukan oper kredit rumah karena alasan perceraian, seringkali sulit untuk menghadirkan pasangan asli di depan notaris.
oleh karena itu pastikan identitas pasangan yang bersangkutan sesuai dengan buku nikah ataupun kartu tanda penduduk
Keuntungan dan Kekurangan Oper Kredit Rumah
Keuntungan
Kekurangan
Tips dan Trik Oper Kredit Rumah yang Sukses
1. Lakukan Negosiasi Harga Oper Kredit
Jangan ragu untuk menawar harga kompensasi kepada pemilik lama. Gunakan data seperti harga pasar rumah di daerah tersebut untuk memperkuat posisi Anda dalam negosiasi.
2. Pastikan Proses PPJB di lakukan di depan notaris
Notaris sebagai pihak ke 3 yang Kompeten, selain menerbitkan akta, juga berfungsi sebagai saksi yang di tuangkan dalam berita acara berbetuk akta yang tentu akan membantu mengurangi resiko yang kelak akan terjadi di masa depan
Kisah Nyata dan Inspirasi
1. Cerita Sukses: Rumah Pertama dengan Oper Kredit
Seorang milenial bernama Rizki berhasil memiliki rumah pertamanya melalui oper kredit. Dengan tabungan terbatas, ia hanya perlu membayar Rp80 juta sebagai kompensasi kepada pemilik lama, jauh lebih rendah dibandingkan membeli rumah baru kemudian membagunnya dari 0.
2. Pelajaran dari Kasus Gagal
Namun, ada juga kisah gagal seperti Andi, yang tidak memeriksa angsuran tiap bulan. Ia akhirnya harus ikut membayar tunggakan dan juga denda pemilik rumah sebelumnya kepada pihak perbankan.
Kesimpulan
Oper kredit rumah adalah solusi praktis untuk memiliki rumah dengan cepat dan lebih terjangkau. Namun, penting untuk memahami risiko, mempersiapkan segala dokumen dengan teliti, dan melibatkan pihak profesional.
Jika Anda mempertimbangkan oper kredit, lakukan riset mendalam dan jangan terburu-buru. Dengan persiapan yang matang, oper kredit bisa menjadi langkah awal menuju kepemilikan rumah impian Anda.
Mendapatkan rumah impian dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bisa jadi langkah besar dalam hidup Anda.…
Dekorasi rumah sering kali dianggap mahal dan memerlukan anggaran besar. Padahal, dengan sedikit kreativitas dan…
Memilih warna cat untuk rumah kecil bukan sekadar soal estetika. Cat Warna Terbaik memiliki kekuatan…
Memiliki hunian dengan luas terbatas sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam mendesain interiornya. Namun, dengan…
Banyak orang menganggap bahwa Desain rumah kecil berarti ruang gerak terbatas dan kurang nyaman. Namun,…
Memiliki rumah subsidi sering kali menjadi pilihan bagi banyak keluarga muda. Namun, tantangan utamanya adalah…